Wednesday, 25 March 2015

MAKLAH PENGANTAR MANAJEMEN

BAB I
PENDAHULUAN
A.  Latar Belakang
Terdapat peningkatan pengakuan bahwa Manajemen Operasi harus menunjang perusahaan dalam mencapai suatu posisi kompetitif di pasar. Operasi hendaknya bukan sekedar wadah menghasilkan produk dan jasa perusahaan, tetapi juga memberikan kekuatan kompetitif bagi bisnis. Seperti di katakan sebelumnya, realisasi ini di dorong oleh semakin bertambahnya persaingan dari mancanegara, kebutuhan untuk peningkatan, produktivitas, dan peningkatan permintaan akan kualitas.
Pencapaian keunggulan kompetitif melalui perbaikan untuk kerja operasi membutuhkan tanggapan strategi dalam operasi. Orang jepang sangat terkenal dalam menggunakan operasi manufakturnya untuk menunjang persaingan di pasar dunia. Dengan merancang dan memproduksi barang yang berkualitas lebih baik, dan kadang-kadang dengan biaya lebih rendah. Jepang telah mampu menguasai pasar dunia yang besar antara lain dalam mobil, elektronika, dan sepeda motor. Keberhasilan ini bukanlah karena kebudayaan nasionalnya, melainkan berkat kebulatan tekad untuk unggul di bidang operasi. Operasi sering di pandang sebagai “anak tiri” dalam proses perencanaan strategi. Operasi di kemukakan setelah dilakukan secara strategic untuk pemasaran, keuangan, dan manajemen umum. Akibatnya kemampuan operasi tidak di pakai sebagai kekuatan bersaing dalam bisnis. Keadaan ini dapat di perbaiki dengan mengembangkan suatu strategi operasi sebagai suatu bagian yang terpadu dari strategi bisnis dan dengan memasukan operasi sebagai mitra yang sederajat dalam mengembangkan dan menerapkan strategi.
B.  Rumusan Masalah
a.       Apa pengertian dari manajemen operasi ?
b.      Apa pengertian sistem operasi ?

c.       Apa pengertian pendekatan sistem operasi ?
SSELENGKAPNYA KLIK DISINI

Tuesday, 24 March 2015

SKRIPSI KEMAMPUAN SISWA KELAS VII A SMP MUHAMADIYAH SUNGAI BAHAR MUARO JAMBI MENULIS CERITA PENDEK BERDASARKAN PENGALAMAN PRIBADI

BAB I

PENDAHULUAN


1.1  Latar Belakang Masalah
Menulis  adalah salah  satu  kegiatan  yang  harus  dilakukan siswa  dalam  proses pembelajaran, terutama pada mata pelajaran bahasa dan sastra Indonesia. Menurut Tarigan (2008: 21) menulis adalah menurunkan atau melukiskan lambang-lambang grafik yang menggambarkan suatu bahasa yang dipahami oleh seseorang, sehingga orang lain dapat membaca lambang-lambang grafik tersebut kalau mereka memahami bahasa grafik itu.  Melalui kegiatan menulis diharapkan siswa dapat melukiskan lambang-lambang grafik yang menggambarkan suatu bahasa, menuangkan ide-ide atau gagasan baik yang bersifat ilmiah maupun imajinatif. Oleh karena itu,  sekolah sebagai lembaga pendidikan diharapkan dapat memberikan pembelajaran tentang menulis dengan baik sehingga potensi dan daya kreatifitas siswa dapat tersalurkan.

Menurut Darmadi (1996: 11) pekerjaan menulis bisa dianggap sangat sukar. Anggapan ini umumnya berlaku bagi orang awam, termasuk mahasiswa atau pelajar yang belum terbiasa menulis. Dalam menulis seseorang tidak hanya sekedar mencoretkan tinta pada kertas melainkan seorang penulis harus banyak Pembelajaran menulis cerpen terdapat dalam silabus Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) untuk SMP kelas VII semester 2. Dengan kompetensi dasar yaitu “Menulis cerita pendek berdasarkan pengalaman sendiri”. Dengan indikator yaitu menulis cerita pendek bertolak dari peristiwa yang pernah dialami secara kelompok dan mandiri. Dilihat dari kompetensi dasar yang ingin dicapai dalam KTSP, maka diharapkan siswa mampu menulis dengan baik.
SELENGKAPNYA KLIK DISINI

Monday, 23 March 2015

Masalah Pertumbuhan Ekonomi



1. Masalah Pertumbuhan Ekonomi
Pertumbuhan ekonomi berarti perkembangan kegiatan perekonomian untuk menyediakan barang dan jasa yang diproduksikan dalam masyarakat bertambah, dan kemakmuran masyarakat meningkat. Hal ini merupakan masalah ekonomi jangka panjang (lima tahun, sepuluh tahun, atau bahkan dua puluh lima tahun). Oleh karena itu, kita harus menciptakan keserasian atau keseimbangan antara pertumbuhan penduduk, pertambahan kapasitas produksi, dan tersedianya dana untuk investasi.

2. Masalah Ketidakstabilan Kegiatan Ekonomi
Perekonomian suatu negara tidak selalu berkembang secara teratur atau dengan kata lain kegiatan perekonomian mengalami naik turun. Adakalanya perekonomian berkembang sangat pesat sehingga menimbulkan kenaikan harga-harga. Namun, pada periode yang lainnya perekonomian mengalami kemunduran, bahkan adakalanya mengalami kemerosotan dan berada pada titik terendah. Pergerakan naik turun kegiatan perekonomian suatu negara yang menyebabkan tidak stabilnya kegiatan ekonomi dalam jangka panjang dinamakan konjungtur.
 
3. Masalah Pengangguran dan Inflasi
Pengangguran adalah suatu keadaan di mana seseorang yang tergolong dalam angkatan kerja dan ingin mendapatkan pekerjaan tetapi belum memperoleh pekerjaan. Faktor utama yang menimbulkan pengangguran adalah kekurangan pengeluaran agregat, artinya berkurangnya permintaan masyarakat atas barang dan jasa yang diproduksi oleh suatu perusahaan (pabrik). Dengan kejadian ini pengusaha mengalami kerugian sehingga mengurangi produksinya, akibatnya perusahaan mengurangi pekerja yang berdampak pada bertambahnya pengangguran.
SELENGKAPNYA KLIK DISINI

SKRIPSI HUBUNGAN PARTISIPASI ORANG TUA DENGAN HASIL BELAJAR SISWA SDN NO.176/IX SUNGAI BAHAR SELATAN


BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang Masalah
Dunia pendidikan di Indonesia bertujuan membentuk manusia Indonesia yang bermoral dan berilmu, jika berbicara tentang pendidikan, maka pasti menyangkut pula masalah lingkungan tempat pendidikan itu dilaksanakan.  Pendidikan di sekolah dasar merupakan intesifikasi dan modifikasi dasar-dasar kepribadian dan pola-pola sikap anak yang dipelajarinya di rumah. Artinya memperkuat dasar-dasar dan pola-pola sikap anak yang positif dan mengubah dasar-dasar kepribadian dan pola-pola sikap anak yang negatip yang dipelajari diluar sekolah. Proses belajar akan menjadi lebih efektif apabila kegiatan belajar sesuai dengan tingkat perkembangan intelektual dan emosionalnya karena hal tersebut  dapat di pengaruhi langsung oleh keterlibatannya secara fisik dan mental dengan lingkungannya.

1
Dalam proses pembelajaran, anak membutuhkan dukungan dari lingkungan sekelilingnya dalam hal belajar. Bisa jadi dari orangtua, guru, atau teman-teman di sekelilingnya. Keluarga mempunyai peranan dan tanggungjawab utama atas perawatan dan perlindungan anak sejak bayi hingga remaja. Pengenalan anak kepada kebudayaan, pendidikan, nilai dan norma-norma kehidupan bermasyarakat dimulai dalam lingkungan keluarga. Untuk perkembangan kepribadian anak-anak yang sempurna dan serasi, mereka harus tumbuh dalam lingkungan keluarga dalam suatu iklim kebahagiaan, penuh kasih sayang dan pengertian.
SELENGKAPNYA KLIK DISINI 

SKRIPSI HUBUNGAN ANTARA LATAR BELAKANG SOSIAL EKONOMI DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI NO.159/1 RAMBAHAN

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1   Latar Belakang Masalah
Pendidikan merupakan salah satu faktor utama bagi pengembangan sumber daya manusia karena pendidikan diyakini mampu meningkatkan sumber daya manusia sehingga dapat menciptakan manusia produktif yang mampu memajukan bangsanya” menurut Kunaryo (2000). Pendidikan dalam arti luas didalamnya terkandung pengertian mendidik, membimbing, mengajar dan melatih. Dalam keseluruhan proses pendidikan di sekolah, kegiatan belajar merupakan kegiatan yang paling pokok.
 Menurut Abdullah (2011:69) “Pendidikan memegang peranan penting dalam membentuk dan menciptakan masyarakat sesuai dengan yang diharapkan. Dengan adanya pendidikan, apa yang dicita-citakan masyarakat dapat diwujudkan melalui anak didik sebagai generasi masa depan. Salah satu peranan pendidikan dalam masyarakat adalah dalam fungsi sosial, yakni sekolah merupakan salah satu sarana pendidikan yang diharapkan masyarakat.
Salah satu tujuan siswa bersekolah adalah untuk meraih cita-citanya. Penyelenggaraan pendidikan dilaksanakan melalui 2 (dua) jalur yaitu jalur pendidikan sekolah dan jalur pendidikan luar sekolah. Jalur pendidikan sekolah merupakan pendidikan yang diselenggarakan di sekolah melalui kegiatan belajar-mengajar secara berjenjang dan berkesinambungan. Jalur pendidikan luar sekolah

merupakan pendidikan yang diselenggarakan diluar sekolah melalui kegiatan belajar-mengajar yang tidak harus berjenjang dan berkesinambungan.
SELENGKAPNYA KLIK DISINI

TUGAS PRAKTEK PERADILAN PIDANA

`KEPOLISIAN KOTA BESAR JAMBI
SEKTOR POLSEK TELANAIPURA
PRO JUSTITIA


                                                                LAPORAN POLISI
                                      No. Pol. : LP / B /    /2013
YANG MELAPORKAN
1.    Nama                                      : ARMAN
2.    Tempat, Tgl lahir/Umar           : JAMBI, 12 SEPTEMBER 1981
3.    Agama                                                : Islam
4.    Pekerjaan                                : Wiraswasta
5.    Bangsa / Suku                                    : Indonesia
6.    Alamat                                     : Jl. Buluran Rt 08/14 Lrg. Mawar . Kec, Telanaipura
PERISTIWA YANG DILAPORKAN
1.    Waktu Kejadian                       : Pada hari Selasa 25 April 2013 sekitar jam 19.30 Wib.
2.    Tempat Kejadian                     : Telanaipura Kota Jambi
3.    Apa Yang Terjadi                    :Pembunuhan
4.    SIAPA  a.Terlapor                   : Maman
b.Korban                     : Doni
       5.   Bagaimana Terjadinya           : Menghilang dalam uraian singkat
6.   Dilaporkan Pada Hari       : Selasa 25 April 2013 jam 19.30 Wib
TINDAK PIDANA                  NAMA DAN ALAMAT SAKSI – SAKSI
Pembunuhan sebagaimana                1. Arman Laki – laki, Wiraswasta, Islam. 
Dimaksud dalam rumusan                     Jl. Buluran Rt 08/14 Lrg. Mawar . Kec, Telanaipura
Pasal 338 KUHPidana                                   
BARANG BUKTI                            URAIAN SINGKAT KEJADIAN
1.    Satu ( 1 ) buah samurai                ---- Pada hari selasa tanggal 25 April 2013 jam 19.30 wib
saya mau pulang kerumah, Ketika setengah perjalana saya melihat
                                                seorangmeminta pertolongan dengan baju penuh darah.
                                                ---- Atas kejadian ini saya langsung melaporkan kepada pihak
                                                Berwajib (polsekta telanaipura Jambi) guna pengusutan
                                                Lebih lanjut ---------------------------------------------------------------------------
Pelapor atau pengadu membenarkan keterangan kemudian membubuhkan tanda tanganya dibawah ini.
                                                                                                                                                Yang melapor / mengadu




                                                                                                                         Arman

selengkapnya klik Disini

MAKALAH STRUKTUR HEWAN VERTEBRATA

1.    Latar Belakang
Indonesia merupakan Negara yang memiliki keragaman hayati yang melimpah baik flora maupun fauna. Kekayaan keragaman hayati ini membiarkan keuntungan yang besar bagi masyarakat. Di antaranya dapat memenuhi kebutuhan manusia juga mengandung protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral. Protein sebagai salah satu sumber pembangun tubuh dapat berasal dari tumbuhan (nabati) dan hewan (hewani). Protein yang berasal dari hewan mempunyai kandungan yang sempurna dibandingkan dengan protein nabati. Oleh karena itu pengadaan sumber protein hewani harus diupayakan. Sehubungan dengan itu penulis terusik untuk memilih karya tulis yang berjudul “HewanVertebrata”.

2.Rumusan  Masalah
1. Sistem Peredaran Darah pada Aves
2. Sistem Peredaran Darah pada Reptilia
3. Sistem Peredaran Darah pada Amfibi
4. Sistem Peredaran Darah pada Pisces

3. Tujuan Penulisan
1. Dapat Mengetahui Sistem Peredaran Darah pada Aves
2.  Dapat Mengetahui sistem Peredaran Darah pada Reptilia
3. Dapat Mengetahui  Sistem Peredaran Darah pada Amfibi

4. Dapat Mengetahui Sistem Peredaran Darah pada Pisces
SELENGKAPNYA KLIK DISINI

Friday, 20 March 2015

SKRIPSI FKIP NILAI–NILAI PENDIDIKAN DALAM SELOKO ADAT PERKAWINAN MASYARAKAT DESA SELAT KECAMATAN PEMAYUNG



BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Konteks Penelitian                                 
Sastra Melayu merupakan sastra yang disampaikan dengan bahasa Melayu. Bahasa Melayu merupakan bahasa yang digunakan oeh masyarakat sebagai alat komunikasi, baik oleh penduduk asli, maupun penduduk pendatang yang relatif sudah lama menetap di daerah Melayu.
            Karim (2005:2) menyatakan :
Sastra Melayu adalah produk kreatifitas manusia Melayu dengan berbagai ragam bentuk sastranya. Sastra Melayu adalah semua karya sastra, baik lisan maupun tulisan yang digunakan, diselamatkan, disimpan, dan dipelihara oleh masyarakat Melayu dan masyarakat lain yang mendukungnya. Sastra Melayu  itu mencerminkan kreativitas mental masyarakat Melayu yang diwujudkan dalam bentuk sastra, baik yang berupa prosa,  seperti hikayat, mite, legenda, dongeng, maupun puisi, seperti syair, pantun, petatah-petitih, dan lain-lain.
Sastra Melayu Jambi merupakan bagian dari tradisi dari masyarakat Melayu Jambi yang terus menerus mempunyai nilai kegunaan dan masih terdapat dalam budaya Melayu masa kini. Sastra Melayu Jambi memiliki kedudukan penting dalam masyarakatnya, baik dalam masyarakat Melayu masa lalu maupun dalam masyarakat Melayu masa sekarang. Karya sastra ini memperlihatkan gambaran yang baik dari masyarakat Melayu Jambi.
Karim (2005:41) menyatakan:

Jambi memiliki peninggalan berupa karya sastra baik yang bersifat lisan maupun tulisan. Sastra Melayu Jambi tidak hanya ditandai oleh bahasanya, tetapi juga produk kreativitas manusia Jambi dengan berbagai ragam bentuk sastranya. Sastra Melayu Jambi adalah sebuah karya sastra, baik lisan maupun tulisan yang 
SELENGKAPNYA KLIK DISINI
close
Lazada Indonesia
close
Lazada Indonesia