Thursday, 19 March 2015

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN METODE JIGSAW PADA PEMBELAJARAN KEBERAGAMAN BUDAYA BANGSAKU DI KELAS IV SDN. 84/1 KOTO BUAYO


BAB I
PENDAHULUAN

1.1   Latar Belakang Masalah
Pendidikan adalah ujung tombak keberhasilan suatu bangsa. Semakin tinggi kepedulian terhadap dunia pendidikan maka akan semakin tinggi pula tingkat keberhasilan dan majunya suatu negara. Seiring perkembangan zaman, pendidikan pun mengalami perubahan-perubahan yang dilakukan oleh lembaga pendidikan untuk mendongkrak peningkatan kualitas sumber daya manusia dan menggerakkan kemajuan dan kesejahteraan bangsa melalui berbagai program yang salah satunya perubahan kurikulum dari masa ke masa.
Pihak yang berperan sangat penting dalam dunia pendidikan adalah guru, karena guru bersinggungan langsung dengan anak murid sebagai pelaku/pebelajar yang tugasnya adalah belajar dan mengembangkan kemampuan serta kreativitas mereka di sekolah. Menurut James dikutip oleh Sardiman dalam Suryosubroto (2009:2) “Tugas dan peranan guru itu antara lain: menguasai dan mengembangkan materi pelajaran, merencanakan dan mempersiapkan pelajaran sehari-hari, mengontrol dan mengevaluasi kegiatan siswa.”
1
Menanggapi permasalahan pembelajaran, menurut Munandar dalam Suryosubroto (2009: 191) bahwa “Pendidikan di Indonesia pada umumnya hanya menenkankan pola berpikir konvergen, berkaitan dengan penalaran verbal dan pemikiran logis, kurang mengembangkan kreativitas yang mengacu pada pemikiran divergen”.
Umumnya proses pembelajaran berlangsung satu arah, dengan guru sebagai pihak pendidik lebih memonopoli pelaksanaan proses pembelajaran. Proses pembelajaran seperti ini belum menuntut adanya pembelajaran yang aktif dan kreatif. Pembelajaran itu sendiri menurut Winkel dalam edukasi.web.id (2011) “Merupakan seperangkat tindakan yang dirancang untuk mendukung proses belajar peserta didik, dengan memperhitungkan kejadian-kejadian eksternal yang berperan terhadap rangkaian kejadian-kejadian internal yang berlangsung di dalam peserta didik”.
Dalam proses pembelajaran di SD masih dalam tahap operasi konkrit yangmana pemahaman suatu konsep atau pengetahuan dibangun sendiri (dikontruksi) oleh siswa (pembelajar). Artinya suatu pemahaman, seyogyanya ditemukan sendiri oleh pembelajar di bawah bimbingan guru. Guru memegang peranan penting dalam pembelajaran.
Berdasarkan penjelasan di atas peneliti melakukan satu penelitian untuk melihat hasil belajar siswa dalam pembelajaran khususnya di kelas IV. Melalui sejumlah wawancara dan observasi di kelas IV SDN. 84/1 Koto Buayo peneliti mengetahui bahwa dalam pembelajaran guru menggunakan metode ceramah dalam kelasnya. Menggunakan metode ceramah tentunya punya keuntungan tersendiri, yaitu guru dapat menguasai seluruh kelas dan dapat mengorganisasikan kelas secara sederhana. Namun, dalam penerapannya metode ceramah yang dugunakan dirasa masih kurang efektif dilaksanakan. Hal ini terbukti rendahnya hasil belajar siswa setelah dievaluasi pada pembelajaran tematik dengan tema indahnya kebersamaan dan subtema keberagaman budaya bangsaku dalam pembelajaran di kelas IV SD 84/1 Koto Buayo. Sebanyak 16 siswa di kelas IV
SELENGKAPNYA KLIK DISINI 

No comments:

Post a Comment

close
Lazada Indonesia
close
Lazada Indonesia