Friday, 20 March 2015

SKRIPSI GAYA BAHASA DALAM NOVEL SANG PEMIMPI KARYA ANDREA HIRATA

BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang Masalah
Sastra merupakan wujud gagasan seseorang melalui pandangan terhadap lingkungan sosial yang berada di sekelilingnya dengan menggunakan bahasa yang indah. Sastra hadir sebagai hasil perenungan pengarang terhadap fenomena yang ada. Sastra sebagai karya fiksi memiliki pemahaman yang lebih mendalam, bukan hanya sekadar cerita khayal atau angan dari pengarang saja, melainkan wujud dari kreativitas pengarang dalam menggali dan mengolah gagasan yang ada dalam pikirannya. Sastra adalah karya yang berhubungan dengan ekspresi dan penciptaan.  Semi ( 1984:2), “ sastra itu adalah suatu bentuk dan hasil pekerjaan seni kreatif yang objeknya adalah manusia dan kehidupannya dengan menggunakan bahasa sebagai mediumnya”. Sumardjo,dkk (Dewi, 2012:11) menyatakan bahwa “ Sastra adalah ungkapan berbagai pribadi manusia dalam bentuk gambaran konkrit yang membangkitkan pesona dengan alat bahasa”.
Gaya atau gaya bahasa dalam retorika dikenal dengan istilah style. Kata style dari kata latin stilus, yaitu semacam alat untuk menulis. Keahlian mengunakan alat ini akan mempengaruhi jelas tidaknya tulisan. Penekaan pada keahlian untuk menulis indah, maka style berubah menjadi kemampuan dan keahlian untuk menulis atau mempergunakan kata-kata secara indah. Menurut Keraf (2009:113) “Gaya secara umum adalah cara mengungkapkan diri sendiri, entah melalui bahasa, tingkah laku, berpakaian dan sebagainya. Dilihat dari segi bahasa, gaya bahasa adalah cara menggunakan bahasa. Style atau gaya bahasa 
 SELENGKAPNYA KLIK DISINI

No comments:

Post a Comment

close
Lazada Indonesia
close
Lazada Indonesia