PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Menulis adalah salah satu
kegiatan yang harus dilakukan siswa dalam proses pembelajaran, terutama pada mata pelajaran bahasa
dan sastra Indonesia. Menurut Tarigan (2008: 21) menulis adalah menurunkan atau melukiskan
lambang-lambang grafik yang menggambarkan suatu bahasa yang dipahami oleh
seseorang, sehingga orang lain dapat membaca lambang-lambang grafik tersebut
kalau mereka memahami bahasa grafik itu. Melalui kegiatan menulis diharapkan siswa dapat melukiskan
lambang-lambang grafik yang menggambarkan suatu bahasa, menuangkan ide-ide atau gagasan baik yang bersifat ilmiah maupun
imajinatif. Oleh karena itu, sekolah sebagai lembaga pendidikan
diharapkan dapat memberikan pembelajaran tentang
menulis dengan baik sehingga potensi dan daya kreatifitas siswa dapat tersalurkan.
Menurut Darmadi (1996: 11) pekerjaan menulis bisa dianggap sangat sukar. Anggapan ini umumnya berlaku bagi orang awam, termasuk mahasiswa atau pelajar yang belum terbiasa menulis. Dalam menulis seseorang tidak hanya sekedar mencoretkan tinta pada kertas melainkan seorang penulis harus banyak Pembelajaran menulis cerpen terdapat dalam silabus Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) untuk SMP kelas VII semester 2. Dengan kompetensi dasar yaitu “Menulis cerita pendek berdasarkan pengalaman sendiri”. Dengan indikator yaitu menulis cerita pendek bertolak dari peristiwa yang pernah dialami secara kelompok dan mandiri. Dilihat dari kompetensi dasar yang ingin dicapai dalam KTSP, maka diharapkan siswa mampu menulis dengan baik.


No comments:
Post a Comment